Ia mengaku tidak memiliki posisi strategis dalam penyelenggaraan Perhimpunan Pembela Islam (FPI). AM mengaku sebagai anggota FPI. Penganiayaan karena alasan yang dilakukan terhadap WFP, yang tidak mengetahui bahwa ia sedang bergerak. Karena hanya pawai. "Saya tidak mengerti, karena mereka mengundang saya," katanya.

image : beritaterbaru.com
Pengangguran pagi tampaknya membuat penyesalan atas apa yang dilakukannya. Sebab, saat ditanya, AM mengatakan dia tahu risikonya yang dia lakukan. Belum lagi PM bisa menjawab rumit saat ditanya apakah dia sadar bahwa korbannya masih kecil sampai anak di bawah umur.
Sebelumnya dilaporkan bahwa polisi telah membentuk dua tersangka yang terkait dengan kasus penganiayaan yang mempengaruhi anak tersebut yang bernama PMA (15). Sejauh ini ada lima orang yang telah membaca berhubungan dengannya. Namun, anggota baru AM (22) anggota organisasi Front Pembela Masyarakat Islam dan MAT (57) warga setempat dinyatakan sebagai tersangka. Keduanya adalah warga Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur.
